KARAKTERISASI STRUKTUR MARTENSIT DAN KEKERASAN BAJA S50C HASIL HARDENING DALAM MEDIA COOLANT BEKAS PERMESINAN
DOI:
https://doi.org/10.61713/jrt.v6i1.327Keywords:
Baja S50C;, quenching;, kekerasan;, struktur mikro;, coolant bekas;Abstract
Baja karbon S50C banyak digunakan dalam industry manufaktur, karena memiliki keseimbangan antara kekuatan dan keuletan, untuk meningkatkan sifat mekanik Baja S50C khususnya kekerasan dapat dilakukan dengan proses perlakuan panas quenching dengan media air, oli dan coolant baru. Tetapi penggunaan limbah coolent permesinan belum pernah termanfaatkan secara optimal yang berpotensi dapat digunakan sebagai media alternatif yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan limbah coolant permesinan sebagai media quenching terhadap karakteristik baja S50C. Pada prosesnya baja S50C dipanaskan pada temperatur 870 oC , kemudian didinginkan secara cepat menggunakan coolant bekas permesinan. Pengujian sifat mekanik yang dilakukan adalah pengujian kekerasan dan pengamatan perubahan struktur mikro baja S50C dengan fasa yang terbentuk. Hasil penelitian menggunakan limbah coolant permesianan sebagai media quenching mampu meningkatkan kekerasan baja S50C sebesar 219,31 % dari kekerasan semula, dan pengamatan struktur mikro baja juga mengalami perubahan dari fasa ferit dan perlit menjadi perlit dan martensit berbentuk serat memanjang dengan warna yang lebih gelap dan merata. Dari hasil yang diperoleh maka perlu suatu kontrol kwalitas dan komposisi limbah coolant untuk mendapatkan hasil yang konsisten dan optimal



