PENGENDALIAN MOTOR INDUKSI 3 FASA MENGGUNAKAN POTENSIO EXTERNAL BERBASIS VFD
DOI:
https://doi.org/10.61713/jrt.v6i1.300Keywords:
Motor Induksi 3 Fasa;, Variable Frequency Drive;, Kecepatan Motor;, Arus Kumparan;Abstract
Motor induksi tiga fasa merupakan salah satu penggerak utama dalam sistem industri karena memiliki konstruksi yang sederhana, keandalan tinggi, dan efisiensi yang baik. Namun, metode pengoperasian konvensional seperti Direct On Line (DOL) menyebabkan arus awal yang besar serta kurang efisien dalam pengaturan kecepatan motor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengendalian kecepatan motor induksi tiga fasa menggunakan Variable Frequency Drive (VFD) terhadap perubahan arus kumparan stator dan kecepatan putaran motor. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian eksperimental pada motor induksi tiga fasa dengan variasi frekuensi 5 Hz, 25 Hz, 30 Hz, 40 Hz, dan 50 Hz menggunakan VFD dengan pengaturan potensiometer eksternal. Parameter yang diamati meliputi kecepatan putaran motor (RPM) dan arus kumparan stator (A). Berdasarkan hasil pengukuran Pengujian Tanpa Beban diperoleh bahwa pada frekuensi 25 Hz motor berputar sebesar ±565 rpm dengan arus sekitar 0,43A, pada 30 Hz sebesar ±1000 rpm dengan arus 0,43 A, pada 40 Hz sebesar ±1280 rpm dengan arus 0,43 A, dan pada 50 Hz mencapai ±1450 rpm dengan arus sekitar 0,43 A. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan frekuensi pada VFD menyebabkan kenaikan kecepatan putaran motor secara proporsional terhadap frekuensi yang diberikan. Selain itu, arus kumparan stator tidak meningkat dengan kenaikan frekuens karena motor beroperasi tanpa beban, sehingga arus yang dominan adalah arus magnetisasi yang cenderung stabil sehingga perubahan frekuensi, namun tetap berada dalam batas operasi yang aman. Dibandingkan dengan metode starting langsung (DOL), penggunaan VFD mampu menekan arus awal motor secara signifikan sehingga meningkatkan efisiensi operasi dan keandalan sistem penggerak motor induksi tiga fasa.



